Total Tayangan Halaman

Senin, 15 Oktober 2018

Dari Nalar Jihadis-Ekstrimis ke Nalar Islam Pluralis


Judul buku   : Dari Membela Tuhan ke Membela Manusia
Penulis           : Aksin Wijaya
Penerbit        : Mizan, Bandung
Cetakan         : Pertama, Juni 2018
Tebal              : xxx + 262 halaman
ISBN               : 978-602-441-067-4
Peresensi      : Mahmudi*

DARI NALAR JIHADIS-EKSTRIMIS KE ISLAM PLURALIS

Buku ini berangkat dari kegelisahan penulisnya yang sering melihat kekerasan atas nama agama. Kekerasan itu dinamakan agamaisasi kekerasan. Pelakunya seakan tidak berdosa dan berharap suatu saat akan mendapatkan surga serta bidadari. Hal itu sering kita jumpai, misalnya terjadinya bom bunuh diri atas nama agama. Terjadilah radikalisasi agama yang merajalela di Indonesia.
Disini Aksin berusaha mengupas secara detail akar dari kekerasan agama tersebut. Buku ini merupakan penelitian mendalam yang serius terkait nalar kekerasan atas nama agama. Yang diteliti oleh Aksin adalah akar nalar beragama. Untuk membedah geneologi kekerasan agama, Aksin membuat pemetaan dengan beberapa kata kunci: Nalar agama, Nalar pemerintahan, dan Nalar Jihad. Dari ketiga kata kunci tersebut, Aksin menelusuri tokoh-tokoh yang melahirkan ketiga nalar tersebut. Tokoh tersebut berasal dari masa Islam klasik hingga Islam modern.

Minggu, 12 Agustus 2018

Resensi Kabar Madura

MENYELAMI KISAH DON KISOT



Salah satu novel yang menggemparkan dunia adalah novel karya  Miguel de Cervantes yang berjudul Don Quixote. Di Indonesia lebih dikenal dengan Don Kisot. Novel ini mengisahkan tentang seorang pahlawan atau ksatria yang bertingkah laku aneh, mirip orang gila yang dikenal dengan Si Majenun. Novel ini dianggap menggemparkan karena menceritakan tentang kesedihan manusia, bahkan yang paling sedih. Namun anehnya, walaupun mengisahkan tentang kesedihan, ia dapat membuat pembaca tertawa.

Minggu, 05 Agustus 2018

Resensi RADAR MADURA, 5 Agustus 2018

KEKUATAN NARASI-NARASI FRANZ KAFKA


Judul buku                      : Metamorfosa Samsa
Penulis                           : Franz Kafka
Penerjemah                    : Sigit Susanto
Penerbit                         : Baca
Cetakan                         : Tahun 2018
Tebal                             : 100 halaman
ISBN                             : 978-602-6486-19-6
Peresensi                        : Mahmudi*

Salah satu problem terbesar dalam membaca karya sastra adalah menyelami sisi gramatis-psikologis pengarang. Seorang pembaca membutuhkan seperangkat hermeneutika dalam usaha memahami karya sastra. Hal ini disebabkan karya sastra tidak seperti karya non-fiksi yang alur logikanya mudah ditebak. Kenyataan ini mendapatkan momentumnya ketika kita disuguhkan buku Metamorfosis Franz Kafka.

Sabtu, 04 Agustus 2018

Resensi Lampung Post, 05 Agustus 2018



Judul buku   : Ontosofi Ibnu ‘Arabi
Penulis           : Fahmy Farid Purnama
Penerbit        : Cantrik Pustaka
Cetakan         : Pertama, Februari 2018
Tebal              : 340 halaman
ISBN               : 978-602-6645-58-6
Peresensi      : Mahmudi*

PARADOKS METAFISIKA KETUHANAN

Metafisika ketuhanan yang dipelopori oleh Ibnu ‘Arabi telah mempengaruhi banyak akademisi untuk melakukan kajian terhadapnya. Pakar ilmu keislaman di berbagai belahan dunia turut serta mengkajinya. Hal itu tidak lepas dari kharisma Ibnu ‘Arabi sebagai pemikir besar muslim abad pertengahan.

Senin, 30 Juli 2018

Resensi RADAR SAMPIT 29 Juli 2018


MUHAMMAD DAN AL QUR’AN: ANTARA SEJARAH DAN TAFSIR
oleh: Mahmudi*

Judul           : Sejarah Kenabian dalam Perspektif Tafsir Nuzuli Muhammad Izzat Darwazah
Penulis        : Aksin Wijaya
Penerbit       : Mizan, Bandung
Terbitan      : Tahun 2016
Tebal           : 552 halaman
ISBN           : 978-979-433-959-6
Peresensi     : Mahmudi*

Penelitian tentang kenabian Muhammad memang telah banyak dilakukan. Namun, penelitian dengan menggunakan pendekatan sejarah dan tafsir tak banyak dilakukan. Disinilah terjadi dua kubu ekstrim dalam meneliti nabi. Yang pertama terlalu menyanjung nabi sedangkan yang kedua, meneliti untuk mengorek aspek negatif nabi. Yang pertama banyak dilakukan oleh kalangan ilmuan Islam seperti ahli tafsir, sementara yang kedua dilakukan oleh para orientalis yang selalu abai terhadap aspek mukjizat nabi. Diantara yang melakukan penelitian dengan pendekatan sejarah adalah Teodore Noldeke yang karyanya telah diterjemah menjadi Tarikh al Qur’an dan Montgomery Watt dengan karyanya Muhammad fi Makkah Muhammad fi Madinah.

Sabtu, 14 Juli 2018

Resensi Koran Jakarta, Selasa 10 Juli 2018


Judul buku   : The Art of Living: Hidup Antara Memiliki dan Menjadi
Penulis           : Erich Fromm
Editor             : Rainer Funk
Penerjemah : FX Dono Sunardi
Penerbit        : Baca
Cetakan         : Pertama, Maret 2018
Tebal              : 244 halaman
ISBN               : 978-602-6486-14-1
Peresensi      : Mahmudi*

SENI MENJALANI HIDUP

Kehidupan modern ditandai dengan merebaknya gaya hidup konsumtif di segala lini. Dalam sektor fashion, banyak pemuda dan pemudi mengikuti pola hidup modern dengan belanja yang berlebihan di berbagai Mall yang ada di mana-mana. Mereka seakan terdorong untuk selalu belanja. Kalau tidak belanja, seakan hidup menjadi hampa dan tak bermakna. Kehidupan mereka akan dikucilkan oleh masyarakat. Inilah paham baru yang disebut dengan konsumerisme.